Pelaksanaan Simulasi Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Tahun Ajaran 2025/2026 di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Cipari berlangsung lancar dan penuh antusias pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan madrasah dalam menghadapi pelaksanaan asesmen sumatif akhir semester genap berbasis digital yang semakin modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

   Dalam simulasi tersebut, seluruh siswa mengikuti ujian secara online menggunakan Aplikasi E-Learning Madrasah melalui handphone masing-masing. Sebelum pelaksanaan dimulai, para siswa terlebih dahulu menginstal aplikasi Exambro sebagai media pendukung untuk mengakses soal ujian dengan sistem yang lebih aman dan tertib.

   Sejak pagi hari, suasana ruang kelas terlihat berbeda. Para siswa tampak fokus mempersiapkan perangkat dan memastikan koneksi internet berjalan dengan baik. Meski menggunakan sistem digital, kegiatan berlangsung tertib dengan pendampingan dari para guru dan panitia pelaksana.

   Kepala MA Ponpes Cipari, Hilman Arif Salaf, turut memantau langsung jalannya simulasi di sejumlah ruang kelas. Didampingi Wakil Kepala Bidang Akademik, Nasyrul Fu’adz, beliau memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh siswa agar mengikuti simulasi dengan serius sebagai bentuk latihan sebelum pelaksanaan ASAS yang sesungguhnya.

   Dalam arahannya, Kepala  Madrasah menyampaikan bahwa penggunaan teknologi dalam sistem pembelajaran dan evaluasi merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital. Ia juga mengingatkan siswa agar memanfaatkan teknologi secara positif dan bertanggung jawab.

   “Simulasi ini bukan hanya latihan teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga melatih kesiapan, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa dalam menghadapi ujian berbasis digital,” ungkapnya.

    Sementara itu, Waka Bidang Akademik menambahkan bahwa pelaksanaan simulasi bertujuan untuk memastikan seluruh siswa memahami mekanisme ujian online, mulai dari proses login, pengerjaan soal, hingga pengumpulan jawaban melalui sistem E-Learning Madrasah.

    Para siswa pun mengaku senang dengan pelaksanaan simulasi berbasis digital tersebut karena dinilai lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan zaman. Selain melatih kemampuan akademik, kegiatan ini juga membantu meningkatkan literasi teknologi di lingkungan madrasah.

   Dengan terlaksananya simulasi ini, MA Ponpes Cipari menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan sistem pendidikan yang modern, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai kedisiplinan dan pendidikan karakter.(NF)